Jika kamu penggemar film fiksi, tentunya sudah tak asing dengan Asgardia. Yup, Asgardia adalah negeri mistis di langit yang dikuasai Dewa Odin dalam mitologi Nordik (Norse) dalam film Thor. Kini, tak lama lagi, Asgardia yang sesungguhnya akan segera menjadi kenyataan. Ya, sebuah negara baru telah dibentuk dengan nama Asgardia dan letaknya bukan di Bumi loh. Asgardia bahkan diklaim sebagai negara pertama di luar angkasa yang dibentuk oleh sekelompok ilmuan, insinyur, pebisnis dan juga pengacara. Kesannya menakjubkan ya, tapi kira-kira seperti apa negara Asgardia itu? Berikut fakta-fakta nya!
1. Nama Asgardia Diambil dari Kota Dewa dalam Mitologi Nordik
Asgardia memang diambil dari nama untuk kota langit yang diperintah oleh Dewa Odin. Negeri ini akan menjadi eksperimen ilmiah, hukum, dan teknologi yang dipimpin oleh nanoscientist Rusia, Dr.Igor Ashurbeyli, pemilik Aerospace International Research Center dan chairman UNESCO komite Science of Space.
Tujuan utamanya adalah untuk mengembangkan teknologi ruang angkasa yang tidak dibatasi oleh politik dan hukum duniawi, yang pada akhirnya mengarah ke rumah yang mengorbit permanen dimana warganya dapat tinggal, bekerja, dan melakukan aktivitas lainnya seperti di Bumi.
2. Semua Orang bisa jadi Warga Negara Asgardia
Buat kamu yang ingin pergi jauh dan hidup tenang di luar bumi, Asgardia membuka pendaftaraan sebagai warga negara. Melansir dari Liputan6, negeri ini mengundang semua orang untuk bergabung menjadi warga negara Asgardia. Kamu cukup mengisi formulir yang terdiri atas nama, alamat email, negara asal dan pernyataan sudah berusia 18 tahun.
Rincian soal kewarganegaraan kemudian akan dikirim ke alamat surat elektronik. Asgardia membentuk pemerintahan demokrasi berdasarkan hukum. Warga negara Asgardia nantinya bakal diminta untuk turut andil dalam memberikan suara demi perumusan dasar konstitusi negara tersebut.
3. Asgardia-1 yang akan Diluncurkan bulan September Nanti
Asgardia-1 yang dibawa ke orbit oleh kapal pengangkut barang ke Stasiun Luar Angkasa Internasional memiliki ukuran sebesar roti dengan panjang hanya 20 cm dan beratnya sekitar 2,3 kg. Benda ini berisi data warga negara dan dua detektor partikel untuk mengukur tingkat radiasi di ruang angkasa.
4. Tujuan Asgardia menjadi Perisai Bumi
Tujuan utama Asgardia adalah menciptakan ‘pelindung’ yang membentengi Bumi dari ancaman kosmis, seperti asteroid, badai matahari, maupun puing-puing angkasa yang rentang menembus atmosfer. Gagasan tersebut memang dianggap jempolan. Secara, hingga saat ini badan antariksa nomor satu sekalipun belum mampu mengatasi atau mencegah batu angkasa menabrak bumi. Sementara yang ketiga, memfasilitasi siapa saja yang belum memiliki akses untuk hal-hal yang berhubungan dengan keilmuan antariksa.
5. Belum Memiliki Wilayah
Saat ini, Asgardia masih angan-angan. Ia belum punya wilayah teritorial. Sang pendiri, Igor Ashurbeyli mengatakan, secara teoritis, penduduk Bumi bisa menjadi warga ‘negeri di atas awan’ itu tanpa harus meninggalkan rumah. Cukup mendaftar dengan perantaraan internet.
Setidaknya, menurut dia, warga negara Asgardia belum bisa tinggal di atas satelit yang mengorbit. “Secara fisik, warga negara Asgardia akan berada di Bumi. Mereka tinggal menyebar di berbagai negara di Bumi,” kata Ashurbeyli seperti dikutip dari News.com.au. “Mereka bisa jadi warga suatu negara (sungguhan) dan pada saat bersamaan jadi WN Asgardia.”
Sementara itu, direktur Institute of Air and Space Law di McGill University Kanada, yang terlibat dalam proyek itu, mengatakan, pada akhirnya manusia bisa tinggal di Asgardia. “Kami akan memulai dari yang kecil dan akhirnya orang akan pergi ke sana, bekerja, membentuk aturan dan regulasi,” kata dia.
6. Biaya Membangun Negara Asgardia
Tentu kita bertanya-tanya, butuh biaya berapa besar untuk mega proyek tersebut menjadi kenyataan? Dari kabar yang beredar, juru bicara Asgardia, Timothy Wild menolak untuk mengungkapkan dari mana negara tersebut didanai. Tapi yang pasti Ashurbeyli telah menyisihkan hartanya sebagai dana awal pembangunan negara Asgardia, dan bila dilihat dari situs resmi Asgardia juga menyediakan laman khusus bagi para Asgardian yang ingin menyumbang guna terciptanya negara antariksa pertama di dunia.
7. Banyak orang Indonesia yang Sudah Mendaftar
Dilansir dari suratkabar.id, saat ini setidaknya sudah tercatat sekitar 2.609 warga Indonesia yang mendaftar. Indonesia menempati urutan ke-18 di antara negara-negara lain. Sementara itu, negara yang paling banyak mendaftar adalah China, 32.464 orang disusul Turki sebanyak 29.545 orang dan Amerika Serikat sebanyak 29.153 orang. Menariknya, 80% orang yang mendaftar merupakan kaum laki-laki, sementara pendaftar perempuan masih sangat sedikit.
8. Menjadi Warga Negara Asgardia Tidak seperti di Film-film
Kalau kamu berfikir nantinya tinggal di Asgardia akan menyenangkan dan banyak santai-santai, sebaiknya lupakan. Contoh kecil saja, ingat disana sumber air sangat sulit. Tidak ada air artinya makhluk hidup sulit bertahan. Sudah terbayang seperti apa kamu harus bekerja keras?



Tidak ada komentar:
Posting Komentar